LSP P1 SMK YPE Sawunggalih Gelar RCC untuk Sertifikasi Ulang dan Perpanjangan Lisensi Asesor Kompetensi
- Minggu, 14 Juni 2026
- Industri Pendidikan
- Cetak

Kutoarjo, 14 Juni 2026 – Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP P1) SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo menyelenggarakan kegiatan Recognition Current Competency (RCC) dalam rangka sertifikasi ulang dan perpanjangan lisensi asesor kompetensi. Kegiatan berlangsung selama dua hari, pada 13–14 Juni 2026, bertempat di SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo.
Kegiatan ini menghadirkan Master Asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Sumardi dan Arlis Yuniarso, yang memberikan pembinaan sekaligus melakukan proses asesmen terhadap para peserta RCC.
Dalam laporannya, Ketua LSP P1 SMK YPE Sawunggalih, Priyono Iskandar, S.H., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan RCC merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas dan keberlanjutan lisensi asesor kompetensi yang dimiliki para guru produktif.
“Kegiatan RCC ini diikuti oleh 16 guru produktif dari beberapa SMK di Kabupaten Purworejo yang tergabung dalam jejaring LSP P1 SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo. Melalui kegiatan ini diharapkan kompetensi asesor tetap terjaga sesuai dengan standar yang ditetapkan BNSP,” jelasnya.
Kegiatan RCC menjadi sarana bagi para asesor untuk memperbarui kompetensi, memahami perkembangan terbaru dalam sistem sertifikasi profesi, serta memastikan bahwa proses asesmen yang dilaksanakan tetap sesuai dengan standar nasional sertifikasi kompetensi kerja.
Kepala SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo, Tri Yulianto, S.Kom., M.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru sebagai bagian dari upaya menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki daya saing tinggi.
“Kompetensi guru sangat penting karena sekolah harus memastikan bahwa lulusannya memiliki daya saing di dunia kerja. Namun demikian, penguatan kompetensi saja tidak cukup. Karakter lulusan juga tidak boleh dikesampingkan karena karakter menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi berbagai disrupsi yang terjadi saat ini,” ungkap Tri Yulianto.


Menurutnya, guru memiliki peran strategis tidak hanya dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi, sosial, dan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.
Melalui pelaksanaan RCC ini, LSP P1 SMK YPE Sawunggalih Kutoarjo menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu asesor kompetensi sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Dengan asesor yang kompeten dan tersertifikasi, proses uji kompetensi peserta didik dapat berlangsung secara profesional, objektif, dan sesuai standar industri.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme peserta, serta diharapkan semakin memperkuat jejaring kerja sama antar-SMK dalam pengembangan sertifikasi kompetensi di Kabupaten Purworejo.

Saat ini belum ada komentar